Tanyakan 4 Hal ini Sebelum Merapihkan Barang dalam Hunian

Membersihkan hunian dikatakan sebagai hal yang mutlak untuk dilakukan oleh setiap pemukim yang tinggal didalamnya. Pepatah mengatakan ‘bersih itu indah’. Jika diturunkan dalam konteks membersihkan hunian, membuat hunian yang bersih tentu akan meningkatkan keindahan areanya.

Setiap orang mungkin punya cara masing-masing dalam membersihkan rumah mereka. Ada yang membersihkannya secara rutin dengan metode konvensional (menyapu atau mengepel), ada pula yang secara detail membersihkan hunian hingga pada tahapan kerapihan total. Bagi mereka yang sangat detail untuk membersihkan huniannya dan ingin membuatnya selalu terlihat rapih, pasti memikirkan juga aspek kerapihannya.

Salah satu cara yang dapat dilakukan adalah dengan menyeleksi elemen-elemen tersebut (decluttering). Apakah tepat untuk dipertahankan atau harus segera disingkirkan

Manfaat penyeleksian yang detail ini, Anda dapat merasakan kondisi rumah yang lebih kondusif sama seperti pertama kali membeli unit jual rumah. Jika Anda bingung untuk menyeleksi barang dalam hunian Anda, coba tanyakan 4 pertanyaan ini.

Sudahkah menggunakan barang itu dalam setahun terakhir?

Cara pertama dalam menyeleksi kelayakan untuk dipertahankan atau disingkirkan adalah dengan menanyakan apakah sempat Anda gunakan dalam kurun waktu satu tahun terakhir. Melalui pertanyaan ini Anda akan mengingat waktu-waktu seperti apa Anda menggunakan barang tersebut dan apakah sebegitu penting barang tersebut. Jangan gegabah untuk menyingkirkannya sekalipun hanya digunakan satu kali satu tahun. Bisa saja barang tersebut adalah barang penting tapi memang penggunaannya hanya satu tahun sekali, misalnya dalam event-event tertentu seperti hari raya atau waktu lainnya.

Apakah akan menggunakannya di tahun mendatang?

Berkaitan dengan pertanyaan sebelumnya, pertanyaan ini harus dipikirkan secara detail agar Anda tidak memberikan penyesalan kepada Anda kelak. Jika Anda tidak menemukan bukti konkrit dan kapan Anda akan menggunakannya, sebaiknya singkirkan barang tersebut.

Pertahankan atau tidak barang dengan kondisi rusak?

Ada banyak terminologi penilaian tentang barang yang dikatakan sebagai barang rusak. Bisa sebagai barang yang tidak dapat berfungsi total, ataupun barang yang hanya rusak di bagian tertentu namun secara fungsinya masih dapat digunakan. Jika rusak total, pertanyakan juga apakah bisa diperbaiki dan berapa biaya perbaikannya. Ketika menemukan bahwa biaya perbaikan lebih mahal dibanding barang baru, ada baiknya singkirkan atau ganti barang rusak tersebut.

Dalam inti ajaran Zen yang menjadi dasar desain minimalis pada dekorasi-dekorasi unit jual rumah, barang-barang yang rusak sudah seharusnya disingkirkan dengan segera. Hal ini beralasan bahwa keberadaan barang-barang rusak yang masih tersimpang akan membawa energi yang negatif pada ruangan.

Apakah akan disimpan jika melakukan pindah rumah?

Tidak ada yang pernah tau apakah Anda akan bertahan atau pindah dari rumah tersebut.

Portal properti global, Lamudi.co.id mengatakan ada banyak alasan yang membuat para pemukim pindah dan membeli unit jual rumah baru penggantinya. Mulai dari kebutuhan ruangan yang bertambah dikarenakan penambahan anggota keluarga, atau sebenarnya telah direncanakan dari dahulu Anda membeli unit jual rumah tersebut dalam sektor investasi ataupun jual rumah kembali.

Dalam kondisi seperti ini, jangan sampai Anda menyingkirkan yang sekiranya bisa digunakan saat perpindahan. Misalnya dus-dus atau tempat penyimpanan. Memang tidak elok jika memampangkannya secara asal pada ruangan. Oleh karena itu ada baiknya, dibanding menyingkirkannya lebih baik Anda menyimpannya di gudang.

Open chat
1
Halo.. Disini Xtra Clean Jakarta
Powered by